Sabtu, November 23, 2013

Kompor Listrik




A.      TUGAS 9A.jpgApa fungsi dan manfaat dari Kompor listrik ?
Fungsi dari kompor listrik tidak ada bedanya dengan fungsi kompor kompor jenis lainnya, yaitu untuk memanaskan sesuatu. Pada umumnya kompor digunakan untuk memasak dan memanaskan sesuatu.
Kompor induksi adalah kompor listrik yang bekerja dengan prinsip induksi sehingga kompor tidak akan mengeluarkan panas tetapi masakan bisa cepat matang. Hal tersebut terjadi karena kompor induksi ini diatur oleh sebuah chip mikro kontroler yang menggunakan energi listrik. Teknologi ini diadaptasi dari teknologi permanen elektromagnetik dari Jerman. Cara menggunakannya mudah saja. Cukup dengan menghubungkan kompor listrik ini ke listrik.
-       KEUNGGULAN KOMPOR LISTRIK;
1.      Mudah di gunakan
2.      Mudah di simpan
3.      Tidak bepolusi
4.      Tidak bisa menimbulkan ledakan/yang lainnya
5.      Ringan (mudah dibawa-bawa)
6.      Tidak mudah rusak
7.      Lebih simple
8.      Terbuat dari bahan yang ramah lingkungan
9.      Dilengkapi dangan alat pengtur suhu
10.  Hemat energi

-          Kelemahan Kompor Listrik
1.      Menggunakan wattage yang cukup besar
2.      Tidak bisa digunakan alat yang berdiameter besar
3.      Tidak bisa digunakan dengan wajan yang alasnya bundar.



B.       Bagaimana cara kerja Kompor listrik ?
Jika kawat konduktor dialiri arus listrik maka di sekelilingnya akan terbentuk garis gaya magnet. jika kawat konduktor itu dibentuk kumparan dan di dekatnya diletakkan materi yang dapat menghantarkan listrik (biasanya logam), maka logam tersebut akan menerima pengaruh garis gaya magnet lalu di dalam logam tersebut akan mengalir arus. Dengan mengalirnya arus tersebut terjadi pemanasan pada elemen akibat tahanan elemen tersebut. Panas itulah yang dimanfaatkan untuk memasak makanan


C.      Prinsip mekanika apa yang berlaku dalam Kompor listrik ?
Panas yang dilepaskan oleh tahanan kompor listrik adalah energi listrik yang bisa dituliskan sebagai:

U = I2. R. t       [Wh, kWh atau joule]

di mana:
U = energi listrik [Wh, kWh atau joule]
I = arus listrik [A]
R = tahanan [Ohm]
t = waktu [detik, jam (Hour)]

Daya kompor P dapat dituliskan sebagai:

P= V. I atau I2.R        [W, kW]

Kompor listrik dapat dihitung dayanya dengan persamaan persamaan diatas, untuk itu kompor listrik menganut konsep pemanfaatan energi listrik. Dimana energi listrik yang mengalir ke dalam kompor akan mempengaruhi kawat konduktor dan kemudian akan menyebabkan adanya arus mengalir dalam elemen logam yang didekatkan  karena pengaruh garis gaya magnet. Hal tersebut menyebabkan elemen mengalami pemanasan yang tiada lain disebabkan oleh tahanan elemen itu sendiri.

Daftar Pustaka

2 komentar:

  1. kalo gitu scr umum lebih hemat mana dgn pake kompor gas?

    BalasHapus
  2. dalam jangka panjang lebih hemat kompor induksi listrik bro ...

    BalasHapus

ayo kasih komentarnya .. biar aku bisa lebih baik ... jangan lupa ,, komentarnya berupa kritikan dan pujian yang membangun ya :)