Senin, April 29, 2013

PERADABAN KITA ?


Peradaban Kita ?
Jika kita belajar peradaban dunia zaman dahulu. Kita pasti mengetahui tentang kota mohenjodaro dan harrapa. Kedua kota tersebut adalah kota kuno bercorak modern di lembah sungai Indus, india yang berkembang pada jaman 4.000 – 2.500 sebelum masehi. Kota tersebut begitu indah, nyaman dan tertata rapi. Kota tersebut di ciptakan oleh bangsa Dravida, yaitu bangsa asli india yang sudah memiliki tingkat peradaban tinggi.
Lalu bagaimana dengan peradaban bangsa Indonesia ? peradaban bangsa indonesia dipengaruhi oleh penyebaran agama hindu, budha juga islam yang mulai masuk pada tahun ke 2 masehi. Begitu banyak budaya bangsa asing yang memengaruhi peradaban di indonesia, hal itu dikarenakan wilayah indonesia strategis dan selalu menjadi jalur perdagangan bangsa bangsa lain di asia.
Dengan letak wilayah kita yang strategis, tak bisa kita hindari pengaruh baik maupun buruk yang bangsa asing bawa sebagai kebudayaan mereka. Bangsa indonesia harus pintar dan sangat selektif dalam memilih mana hal yang baik untuk ditiru maupun hal yang kurang baik untuk diakulturasikan dengan budaya asli bangsa kita.
Sedangkan akulturasi budaya yang telah ada sebagai hasil pencampuran antara kebudayaan asli dan asing dari dua atau lebih peradaban di indonesia harus kita jaga dengan baik dan jangan sampai diakui oleh Negara lain. Kebudayaan itu harus di hak patenkan dan kita wariskan sebagai kebudayaan yang baik bagi anak cucu kita. Karna bagaimanapun, budaya yang telah ada di indonesia adalah budaya hasil nenek moyang dan keberadaannya tidak akan lepas dari jati diri dan juga tingkat peradaban yang ada di Negara kita.

INDONESIA MAU DIBAWA KEMANA ?


Indonesia Mau Dibawa Kemana ?
Sejarah bangsa Indonesia adalah sejarah bangsa yang agung. Bukan hanya karena Indonesia adalah Negara dengan beribu kepulauan, beribu bahasa, beribu ras dan kaya akan bangsanya. Namun Indonesia juga memiliki pahlawan-pahlawan yang begitu hebat di kalangan mancanegara. Orang orang itu memiliki popularitas dan kecerdikan yang amat sangat, hingga Negara-Negara lain begitu segan terhadap Negara kita.
Namun tak bisa kita pungkiri, bahwa masa lalu itu telah berlalu. Hanya sejarahlah yang dapat mencatat betapa besar dan hebatnya Indonesia pada masa keemasan itu. Tidak ada seorangpun yang bisa menjamin akan masa depan bangsa dari generasi selanjutnya.
Saat ini, dengan segala technology dan kemudahan yang telah ada, semangat juang bangsa Indonesia pada generasi selanjutnya sudah menurun. Hal ini bisa kita lihat dari bobroknya nilai moral bangsa Indonesia saat ini. Indonesia tidak akan pernah menjadi Negara yang makmur, jika generasi penerus bangsa begitu bobrok dan selalu leha-leha seperti itu.
Hal ini memberitahukan kepada kita bahwa generasi bangsa selanjutnya sangat menentukan kemana arah dan nasib Negara Indonesia kelak. Untuk meneruskan sejarah keemasan bangsa Indonesia yang telah ada, generasi muda saat ini harus dididik secara disiplin dan penuh dengan rasa tanggung jawab.
Ayuninda Agusandra
22 Oktober 2011